<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>Oky  Widyanarko</title>
	<link>http://okyw.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 09:20:53 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Memorable Experience in Library</title>
		<link>http://okyw.blogsome.com/2008/11/28/memorable-experience-in-library/</link>
		<comments>http://okyw.blogsome.com/2008/11/28/memorable-experience-in-library/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 04:37:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Librarian</category>
		<guid>http://okyw.blogsome.com/2008/11/28/memorable-experience-in-library/</guid>
		<description><![CDATA[	MEMORABLE EXPERIENCE in LIBRARY
	by. Oky Widyanarko
	Librarian at Surabaya of University, East Java 
	Upaya memberi kesan yang membekas kepada user saat ini merupakan strategi yang banyak diadopsi oleh beberapa perpustakaan modern di luar negeri.Pembinaan dan pelatihan pustakawan atau pekerja perpustakaan serta penyediaan fasilitas yang mendukung merupakan usaha untuk mendukung strategi tersebut dengan tujuan tentunya dapat mengunci [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>MEMORABLE EXPERIENCE in LIBRARY</p>
	<p>by. Oky Widyanarko</p>
	<p>Librarian at Surabaya of University, East Java </p>
	<p align="justify">Upaya memberi kesan yang membekas kepada user saat ini merupakan strategi yang banyak diadopsi oleh beberapa perpustakaan modern di luar negeri.Pembinaan dan pelatihan pustakawan atau pekerja perpustakaan serta penyediaan fasilitas yang mendukung merupakan usaha untuk mendukung strategi tersebut dengan tujuan tentunya dapat mengunci loyalitas user perpustakaan atau &ldquo;locking loyalty&rdquo;. Baca Lebih Lengkap <a href="http://okyw.blogsome.com/memorable-experience-in-library/" target="_self">KLIK DISINI </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okyw.blogsome.com/2008/11/28/memorable-experience-in-library/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Mengelola Stres di Tempat Kerja : Renungan bagi Pustakawan</title>
		<link>http://okyw.blogsome.com/2008/03/13/stres-bisa-menimpa-pustakawan/</link>
		<comments>http://okyw.blogsome.com/2008/03/13/stres-bisa-menimpa-pustakawan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 05:53:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Librarian</category>
		<guid>http://okyw.blogsome.com/2008/03/13/stres-bisa-menimpa-pustakawan/</guid>
		<description><![CDATA[	Mengelola Stres di Tempat Kerja : Renungan bagi Pustakawan * 
	&nbsp;
	Oleh :
	&nbsp;
	Hari Subagijo **
	Staf Perpustakaan Universitas Surabaya&nbsp;
	Oky Widyanarko ***
	Pustakawan Universitas Surabaya&nbsp;
	&nbsp;
	&nbsp;
	Stres di tempat kerja bukan suatu fenomena yang aneh.Stres dapat menghinggapi siapa saja tidak terkecuali seorang pustakawan. Rutinitas pekerjaan dan beban kerja yang tinggi di perpustakaan dapat menjadi penyebabnya. Bahkan sebuah perusahaan asuransi bernama Northwestern [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="center" class="MsoTitle"><strong>Mengelola Stres di Tempat Kerja : Renungan bagi Pustakawan * </strong></p>
	<p align="center" class="MsoNormal"><strong><!--[if !supportEmptyParas]-->&nbsp;<!--[endif]--></strong></p>
	<p align="center" class="MsoNormal"><strong>Oleh :</strong></p>
	<p align="center" class="MsoNormal"><strong><!--[if !supportEmptyParas]-->&nbsp;<!--[endif]--></strong></p>
	<p align="center" class="MsoNormal"><strong>Hari Subagijo **</strong></p>
	<p align="center" class="MsoNormal">Staf Perpustakaan Universitas Surabaya&nbsp;</p>
	<p align="center" class="MsoNormal"><strong>Oky Widyanarko ***</strong></p>
	<p align="center" class="MsoNormal">Pustakawan Universitas Surabaya&nbsp;</p>
	<p class="MsoNormal"><strong><!--[if !supportEmptyParas]-->&nbsp;<!--[endif]--></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportEmptyParas]-->&nbsp;<!--[endif]--></p>
	<div align="justify">Stres di tempat kerja bukan suatu fenomena yang aneh.Stres dapat menghinggapi siapa saja tidak terkecuali seorang pustakawan. Rutinitas pekerjaan dan beban kerja yang tinggi di perpustakaan dapat menjadi penyebabnya. Bahkan sebuah perusahaan asuransi bernama Northwestern National Life Insurance Co. mengatakan <em>&ldquo;stress di tempat kerja benar-benar mewabah&rdquo;</em>. Mengapa Stres bisa menimpa pustakawan dan bagaimana upaya pencegahannya&#8230;Baca lebih lengkap&nbsp; <a target="_self" href="http://okyw.blogsome.com/stres-bisa-menimpa-pustakawan">KLIK&nbsp;&nbsp; DISINI</a>&nbsp; </div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okyw.blogsome.com/2008/03/13/stres-bisa-menimpa-pustakawan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Library Committee</title>
		<link>http://okyw.blogsome.com/2008/02/16/library-committee/</link>
		<comments>http://okyw.blogsome.com/2008/02/16/library-committee/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Feb 2008 06:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Librarian</category>
		<guid>http://okyw.blogsome.com/2008/02/16/library-committee/</guid>
		<description><![CDATA[	Istilah Library Committee mungkin terasa asing terdengar di telinga orang-orang Indonesia sekalipun profesi mereka sebagai pustakawan, pekerja perpustakaan atau orang-orang yang bekerja dalam dunia kepustakaan. Semua Ini tidak terlepas dari budaya organisasi perpustakaan di tanah air kita yang masih kental dengan nuansa birokratis dan sentralistik. Baca lebih lengkap &#8230; KLIK DISINI
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div align="justify">Istilah <em>Library Committee</em> mungkin terasa asing terdengar di telinga orang-orang Indonesia sekalipun profesi mereka sebagai pustakawan, pekerja perpustakaan atau orang-orang yang bekerja dalam dunia kepustakaan. Semua Ini tidak terlepas dari budaya organisasi perpustakaan di tanah air kita yang masih kental dengan nuansa birokratis dan sentralistik. Baca lebih lengkap &#8230; <font color="#3300ff"><a target="_self" href="http://okyw.blogsome.com/library-committee-sebagai-cermin-kehidupan-demokrasi-di-pt/">KLIK DISINI</a></font></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okyw.blogsome.com/2008/02/16/library-committee/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Library accountable</title>
		<link>http://okyw.blogsome.com/2008/01/29/library-accountable/</link>
		<comments>http://okyw.blogsome.com/2008/01/29/library-accountable/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 05:51:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Librarian</category>
		<guid>http://okyw.blogsome.com/2008/01/29/library-accountable/</guid>
		<description><![CDATA[	Akuntabilitas dipandang penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Proses Akuntabilitas sudah lama dilakukan oleh perusahaan-perusahaan dan lembaga birokrat di pemerintahan dengan tujuan untuk dapat memastikan apakah perusahaan atau lembaga itu telah berhasil mencapai tujuan seperti yang direncanakan dalam strategi manajemennya. Apakah Perpustakaan sebagai sebuah organisasi memerlukan akuntabilitas&#8230; Baca lebih lengkap&nbsp; KLIK DISINI
	&nbsp;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="justify">Akuntabilitas dipandang penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Proses Akuntabilitas sudah lama dilakukan oleh perusahaan-perusahaan dan lembaga birokrat di pemerintahan dengan tujuan untuk dapat memastikan apakah perusahaan atau lembaga itu telah berhasil mencapai tujuan seperti yang direncanakan dalam strategi manajemennya. Apakah Perpustakaan sebagai sebuah organisasi memerlukan akuntabilitas&#8230; Baca lebih lengkap&nbsp; <a href="http://okyw.blogsome.com/accountable/" target="_self">KLIK DISINI</a></p>
	<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okyw.blogsome.com/2008/01/29/library-accountable/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Islam Bukan Pseudo Religion</title>
		<link>http://okyw.blogsome.com/2008/01/15/islam-bukan-pseudo-religion/</link>
		<comments>http://okyw.blogsome.com/2008/01/15/islam-bukan-pseudo-religion/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 11:35:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Religion</category>
		<guid>http://okyw.blogsome.com/2008/01/15/islam-bukan-pseudo-religion/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;
	Islam Bukan Pseudo Religion
	Oleh :
	Oky Widyanarko
	Sebutan &ldquo;Pseudo Religion&rdquo; dikenal banyak pada ilmu filsafat atau dalam bidang psikologi yang berarti agama semu. Dalam hal kehidupan religius, pengabdian sesungguhnya kepada yang serba &ldquo;Maha&rdquo; merupakan hakekat dari kebutuhan manusia sebagai makhluk hidup dan bukan merupakan kebutuhan Tuhan. Ketika manusia lahir maka secara fitrah ia akan mencari di mana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&nbsp;</p>
	<p align="center">Islam Bukan Pseudo Religion</p>
	<p align="center">Oleh :</p>
	<p align="center">Oky Widyanarko</p>
	<p align="justify">Sebutan &ldquo;Pseudo Religion&rdquo; dikenal banyak pada ilmu filsafat atau dalam bidang psikologi yang berarti agama semu. Dalam hal kehidupan religius, pengabdian sesungguhnya kepada yang serba &ldquo;Maha&rdquo; merupakan hakekat dari kebutuhan manusia sebagai makhluk hidup dan bukan merupakan kebutuhan Tuhan. Ketika manusia lahir maka secara fitrah ia akan mencari di mana Tuhannya yang telah menciptakannya, memberikan makhluknya rezeki, menunjukkan jalan yang benar dsb. Jika manusia tidak bisa menemukan Tuhan sebenarnya , maka ia akan menciptakan Tuhan-Tuhan menurut versi mereka untuk dijadikan sesembahan dan menjadi pegangan hidup atau agama. Agama dapat dikatakan baik dan tidak bias dalam kesemuan belaka (pseudo religion) jika memenuhi 5 aspek antara lain Iman, syariah (atau membawa hukum), Ikhsan (akhlak), Amal (aplikasi dari syariah) dan ilmu &#8230; Baca Lebih Lengkap&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <a href="http://okyw.blogsome.com/islam-bukan-pseudo-religion/" target="_self">KLIK DISINI</a> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okyw.blogsome.com/2008/01/15/islam-bukan-pseudo-religion/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Epistemologi Yang Islami</title>
		<link>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/epistemologi-yang-islami/</link>
		<comments>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/epistemologi-yang-islami/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2007 06:56:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Religion</category>
		<guid>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/epistemologi-yang-islami/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;
	&nbsp;Menegakkan Kembali Epistemologi Yang Islami
	Oleh Oky Widyanarko&nbsp;
	
	&quot; Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya,&quot; (QS : AL HAJJ (HAJI) ayat 8)
	Peringatan Allah tersebut ditujukan kepada orang-orang yang hanya menggunakan ayat-ayat Kauliyah atau empirik saja tanpa ada pertanggungjawabannya terhadap sesuatu yang&nbsp; ghaib [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&nbsp;</p>
	<p align="center">&nbsp;Menegakkan Kembali Epistemologi Yang Islami</p>
	<p align="center">Oleh Oky Widyanarko&nbsp;</p>
	</p>
	<blockquote><p align="center" class="MsoBodyText">&quot; Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu<em></em><strong><em> </em></strong><em>pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya,&quot; (QS</em><em> : </em>AL HAJJ (HAJI) ayat 8<em>)</em></p></blockquote>
	<p align="justify">Peringatan Allah tersebut ditujukan kepada orang-orang yang hanya menggunakan ayat-ayat Kauliyah atau empirik saja tanpa ada pertanggungjawabannya terhadap sesuatu yang&nbsp; ghaib atau meta-empirik dalam hal ini tentunya keberadaan Allah SWT&#8230; Apa sebenarnya epistemologi islami&#8230;Baca lebih lengkap&nbsp;&nbsp; <a target="_self" href="http://okyw.blogsome.com/epistemologi-yang-islami/">KLIK DISINI</a> </p>
<strong />
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/epistemologi-yang-islami/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Menjaga Identitas Muslim</title>
		<link>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/menjaga-identitas-muslim/</link>
		<comments>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/menjaga-identitas-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2007 06:40:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Religion</category>
		<guid>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/menjaga-identitas-muslim/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;Menjaga Identitas Muslim dengan Belajar dari Umat Terdahulu
	Oleh : Oky Widyanarko&nbsp;
	Siapakah yang dapat disebut muslim dan bagaimanakah muslim harus menjaga identitasnya. &quot;Muslim&quot; sendiri dapat berarti penganut atau umat beragama Islam, arti yang lebih luas yaitu orang-orang yang menyerahkan diri pada aturan hukum-hukum Allah. Islam sendiri dari bahasa Arab Al-Islam berarti berserah diri kepada Allah dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="center">&nbsp;Menjaga Identitas Muslim dengan Belajar dari Umat Terdahulu</p>
	<p align="center">Oleh : Oky Widyanarko&nbsp;</p>
	<p align="justify"><span>Siapakah yang dapat disebut muslim dan bagaimanakah muslim harus menjaga identitasnya. &quot;Muslim&quot; sendiri dapat berarti penganut atau umat beragama Islam, arti yang lebih luas yaitu orang-orang yang menyerahkan diri pada aturan hukum-hukum Allah. Islam sendiri dari bahasa Arab Al-Islam berarti berserah diri kepada Allah dan merupakan agama yang mengimani satu Tuhan (Monotheisme). Tiap umat yang diciptakan Allah SWT memiliki syariat dan ciri tersendiri. Demikian juga dengan muslim yang berbeda dengan umat lain yang pernah diciptakan oleh Allah. Sebelumnya sudah banyak umat yang diciptakan oleh Allah seperti umat Nuh, umat Idris, firaun, kaum Tsamud, kaum Luth dan Bani Israil. Muslim sendiri merupakan umat yang termuda &#8230;Baca lebih lengkap &nbsp; <a href="http://okyw.blogsome.com/menjaga-identitas-muslim/" target="_self">KLIK DISINI</a> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/menjaga-identitas-muslim/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Positioning&#8221; Dalam Pemasaran Layanan Perpustakaan</title>
		<link>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/positioning-dalam-pemasaran-layanan-perpustakaan/</link>
		<comments>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/positioning-dalam-pemasaran-layanan-perpustakaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2007 05:21:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Librarian</category>
		<guid>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/positioning-dalam-pemasaran-layanan-perpustakaan/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;
	&quot;Positioning&quot; Dalam Pemasaran Layanan Perpustakaan
	Oleh : Oky Widyanarko
	&nbsp;
	Positioning merupakan salah satu strategi pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan modern saat ini. Perpustakaan yang awalnya mempunyai konsep sebagai institusi nirlaba mulai mengadopsi strategi ini untuk berkembang menjadi perpustakaan modern yang inovatif dan berusaha kreatif menjual produk jasanya. Positioning sendiri tidak terlepas dari hal-hal yang bersifat regulasi, Membangun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&nbsp;</p>
	<p align="center">&quot;Positioning&quot; Dalam Pemasaran Layanan Perpustakaan</p>
	<p align="center">Oleh : Oky Widyanarko</p>
	<p align="justify">&nbsp;</p>
	<p align="justify"><font>Positioning merupakan salah satu strategi pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan modern saat ini. Perpustakaan yang awalnya mempunyai konsep sebagai institusi nirlaba mulai mengadopsi strategi ini untuk berkembang menjadi perpustakaan modern yang inovatif dan berusaha kreatif menjual produk jasanya. Positioning sendiri tidak terlepas dari hal-hal yang bersifat regulasi, Membangun citra atau brand image pasar dan melakukan repositioning dan strategi diferensiasi jika dikemudain hari produk mereka masuk ke dalam hukum &ldquo;product Life Cycle&rdquo; Baca lebih lengkap&#8230;..<a href="http://okyw.blogsome.com/positioning-dalam-pemasaran-layanan-perpustakaan/" target="_self">KLIK DISINI</a><br /></font></p>
	<p align="justify">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/positioning-dalam-pemasaran-layanan-perpustakaan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Menanti Statuta dari ROMA : Sebagai Upaya Penegakan HAM di Indonesia</title>
		<link>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/menanti-statuta-dari-roma-sebagai-upaya-penegakan-ham-di-indonesia/</link>
		<comments>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/menanti-statuta-dari-roma-sebagai-upaya-penegakan-ham-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2007 05:16:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
		<guid>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/menanti-statuta-dari-roma-sebagai-upaya-penegakan-ham-di-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;
	Menanti Statuta dari ROMA : Sebagai Upaya Penegakan HAM di Indonesia
	Oleh : Oky Widyanarko
	Ratifikasi Statuta Roma diharapkan akan membawa dampak pada penguatan dan perbaikan mekanisme pengadilan HAM. Ratifikasi Statuta Roma juga akan menjadikan dasar yang kuat bagi perlunya melakukan amandemen mendasar atas peraturan perundang-undangan tentang HAM, terutama UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&nbsp;</p>
	<p align="center">Menanti Statuta dari ROMA : Sebagai Upaya Penegakan HAM di Indonesia</p>
	<p align="center">Oleh : Oky Widyanarko</p>
	<p align="justify"><font>R<span>atifikasi Statuta Roma diharapkan akan membawa dampak pada penguatan dan perbaikan mekanisme pengadilan HAM. Ratifikasi Statuta Roma juga akan menjadikan dasar yang kuat bagi perlunya melakukan amandemen mendasar atas peraturan perundang-undangan tentang HAM, terutama UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM yang selama ini terbukti tidak efektif.</span></font>&nbsp; Baca lebih lengkap&nbsp; <a href="http://okyw.blogsome.com/menanti-statuta-dari-roma-sebagai-upaya-penegakan-ham-di-indonesia" target="_self">KLIK DISINI</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okyw.blogsome.com/2007/12/15/menanti-statuta-dari-roma-sebagai-upaya-penegakan-ham-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Pendekatan Sejarah dalam Mengelola Organisasi</title>
		<link>http://okyw.blogsome.com/2007/06/11/pendekatan-sejarah-dalam-mengelola-organisasi/</link>
		<comments>http://okyw.blogsome.com/2007/06/11/pendekatan-sejarah-dalam-mengelola-organisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jun 2007 05:21:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Management</category>
		<guid>http://okyw.blogsome.com/2007/06/11/pendekatan-sejarah-dalam-mengelola-organisasi/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;
	Bagaimanakah mengelola sebuah organisasi dengan Pendekatan Sejarah
	&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dies Natalis Ubaya ke 39 merupakan usia yang boleh dikatakan sudah cukup dewasa. Namun dalam perkembangannya tidak bisalepas dengan keterikatan historisnya&#8230;bagaimanakah idealnya pelaku organisasi sebesar Ubaya dapat mengelola berdasarkan pendekatan sejarah. Baca selengkapnya&#8230;klik disini
	&nbsp; 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&nbsp;</p>
	<p align="justify"><img border="0" title="emoticon" alt="emoticon" src="http://okyw.blogsome.com/wp-content/plugins/Wysi-Wordpress/plugins/emotions/images/clap.gif" /><font color="#0066ff">Bagaimanakah mengelola sebuah organisasi dengan Pendekatan Sejarah</font></p>
	<div align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dies Natalis Ubaya ke 39 merupakan usia yang boleh dikatakan sudah cukup dewasa. Namun dalam perkembangannya tidak bisalepas dengan keterikatan historisnya&#8230;bagaimanakah idealnya pelaku organisasi sebesar Ubaya dapat mengelola berdasarkan pendekatan sejarah. Baca selengkapnya&#8230;<a title="klik disini" target="_self" href="http://www.weblogpage.com/oky/7184/">klik disini</a></div>
	<p>&nbsp; </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://okyw.blogsome.com/2007/06/11/pendekatan-sejarah-dalam-mengelola-organisasi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
